Gambaran Sikap Generasi Z terhadap Melukat sebagai Perilaku Coping Berbasis Budaya Bali

Authors

  • Gabriela Gebi Rosi Pandeirot Universitas Mercu Buana Yogyakarta
  • Ainurizan Ridho Rahmatullah Universitas Mercu Buana Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.59141/japendi.v6i7.8413

Keywords:

Melukat, Balinese cultural coping, youth, attitude

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok usia yang menunjukkan kerentanan tinggi terhadap permasalahan kesehatan mental. Di tengah keterbatasan pemanfaatan layanan kesehatan mental profesional, melukat merupakan praktik coping berbasis budaya yang masih dijalankan dalam masyarakat Bali. Namun, perkembangan literasi kesehatan mental modern turut memengaruhi cara generasi Z memaknai melukat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gambaran sikap generasi Z terhadap melukat sebagai perilaku coping berbasis budaya Bali. Pertanyaan penelitian difokuskan pada bagaimana generasi Z memaknai, menilai, dan menempatkan melukat dalam menghadapi permasalahan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi dengan melibatkan tiga partisipan generasi Z asal Bali berusia 20–22 tahun yang telah menjalani praktik melukat minimal tiga kali dalam satu tahun terakhir. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan observasi non-partisipan, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik model Braun dan Clarke (2006) dengan bantuan perangkat lunak NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan tiga kecenderungan sikap utama, yaitu sikap reseptif, selektif, dan skeptis. Sikap reseptif ditandai dengan pemaknaan melukat sebagai praktik yang membantu regulasi emosi, ketenangan spiritual, dan kesiapan mental. Sikap selektif memosisikan melukat sebagai penanganan awal yang secara sadar dikombinasikan dengan bantuan profesional. Sementara itu, sikap skeptis memaknai melukat hanya sebagai kewajiban budaya tanpa diyakini memiliki manfaat psikologis. Temuan ini menunjukkan bahwa sikap generasi Z terhadap melukat bersifat beragam dan kontekstual, sehingga praktik budaya dapat berfungsi sebagai sumber regulasi emosi bagi sebagian individu, namun memiliki batas fungsi ketika dihadapkan pada permasalahan psikologis yang lebih kompleks.

Downloads

Published

2025-07-22

How to Cite

Pandeirot, G. G. R., & Rahmatullah, A. R. (2025). Gambaran Sikap Generasi Z terhadap Melukat sebagai Perilaku Coping Berbasis Budaya Bali. Jurnal Pendidikan Indonesia, 6(7), 3154–3167. https://doi.org/10.59141/japendi.v6i7.8413